Cara install Laravel di Windows (gratis, tanpa XAMPP/Laragon)
Cara manual di Windows berarti mengunduh PHP dalam bentuk zip, memasang Composer, menjalankan MySQL, menulis vhost dan mengedit file hosts. Banyak tutorial memakai XAMPP, yang rilis terbarunya untuk Windows masih PHP 8.2, atau Laragon, yang kini berbayar untuk pemakaian komersial dan menampilkan popup lisensi di versi gratisnya. EnvKit gratis dan mengerjakan semuanya dari satu aplikasi. Panduan ini membawa Anda dari nol sampai aplikasi Laravel berjalan di https://blog.test dengan sertifikat tepercaya, dan sebagian besar waktunya hanya untuk mengunduh.
- Platform
- Windows 10/11 (x64)
- Waktu
- Sekitar 5 menit
- Yang Anda perlukan
- Windows 10 atau 11 64-bit
- Izin Administrator satu kali, untuk installer dan sertifikat lokal
- Koneksi internet untuk unduhan pertama
Terjemahan panduan bahasa Inggris yang ditulis berdasarkan antarmuka EnvKit 0.33.0-beta.25 (diperiksa 2026-09-18). Antarmuka EnvKit saat ini berbahasa Inggris, jadi nama tombol ditulis seperti yang tampil di aplikasi. Antarmuka Bahasa Indonesia hadir di pembaruan berikutnya; untuk saat ini gunakan bahasa Inggris.
Langkah 1: Instal EnvKit
Unduh installer, atau tempel perintah di bawah ini ke PowerShell. Perintah itu mengambil rilis terbaru dari GitHub lalu menjalankan installer; Windows akan meminta izin satu kali.
Atau instal dari terminalirm https://envkit.net/install.ps1?c=id-guide | iexLangkah 2: Pilih web server
Saat pertama kali dibuka, EnvKit meminta Anda memilih web server. Nginx sudah terpilih dan cocok untuk Laravel. Klik Install Nginx & continue.
Langkah 3: Instal PHP, Composer dan MySQL
Pilih Start fresh, pilih Laravel / PHP (berisi PHP, Composer & MySQL), lalu klik Continue. Di layar berikutnya klik Install all. Setiap baris punya pilihan versi, dan versi PHP lain bisa Anda tambahkan nanti dari Services.
Terlewat layar pengaturan awal? Instal PHP dari Services → PHP dan Composer dari Tools → Composer.
Langkah 4: Buat proyek Laravel
Buka Sites, klik New project lalu pilih New Laravel project. Ketik nama folder, misalnya
blog, pilih starter kit (Default, React, Vue, Livewire atau Svelte), lalu klik Create.EnvKit menjalankan
composer create-projectdi folder proyek Anda, menjalankannpm installuntuk frontend, mendaftarkan situs dan menerbitkan sertifikatnya. Proses pertama butuh sekitar satu menit selama Composer mengisi cache-nya.Langkah 5: Buka https://blog.test
Situs langsung aktif begitu dialog tertutup. Klik Open HTTPS pada kartunya, atau ketik https://blog.test di browser. Entri hosts sudah ditulis dan sertifikatnya tepercaya, jadi browser tidak menampilkan peringatan.
Langkah 6: Ganti database ke MySQL (opsional)
Aplikasi Laravel baru memakai SQLite, jadi sudah langsung berjalan. Untuk memakai MySQL, klik Start all di bilah atas, buat database bernama
blogdi halaman Databases, lalu arahkan.envke sana. MySQL di EnvKit berjalan di 127.0.0.1:3306 dan user root tidak memakai password..env DB_CONNECTION=mysql DB_HOST=127.0.0.1 DB_PORT=3306 DB_DATABASE=blog DB_USERNAME=root DB_PASSWORD=Langkah 7: Jalankan frontend
Di halaman situs, klik Run dev. Sebuah terminal terbuka dan menjalankan
composer run dev. EnvKit sudah mengarahkan Vite ke sertifikat lokal yang sama, jadi hot reload berjalan lewat https://blog.test.
Jika ada yang tidak berjalan
- Port 80 atau 443 sudah dipakai
- Stack lain (IIS, XAMPP, Laragon, Skype) memakai port web. Buka Services → web server Anda dan klik Diagnose & repair. EnvKit menyebutkan proses yang memakai port itu dan menawarkan untuk menghentikannya.
composeratauphptidak dikenali- Centang keduanya di Tools → Environment (PATH), lalu buka terminal baru. Terminal yang sudah terbuka sebelumnya masih memakai PATH lama.
- Sudah punya proyek Laravel
- Gunakan New project → Add existing project untuk menyajikan folder dari lokasinya sekarang. Kalau Anda pindah dari Laragon, XAMPP atau Laravel Herd, layar pertama bisa mengimpor situs Anda.